Inilah Alasan Mascherano Tinggalkan Liverpool

Inilah Alasan Mascherano Tinggalkan LiverpoolInilah Alasan Mascherano Tinggalkan Liverpool – Gelandang tim nasional Argentina dan klub raksasa Spanyol Barcelona Javier Mascherano akhirnya mengungkapkan alasannya memutuskan untuk meninggalkan Liverpool pada tahun 2010 yang lalu. Menurut gelandang bertahan yang juga pernah bermain untuk klub West Ham United ini pergantian pelatih dari Rafael Benitez menuju ke Roy Hodgson merupakan sesuatu hal yang akhirnya membuat Javier Mascherano mengambil keputusan untuk meninggalkan Liverpool dan menerima tawaran bergabung dengan Barcelona kala itu. Bersama Liverpool sendiri Javier Mascherano sebenarnya sudah mendapatkan tempat utama di skuad inti dan ia juga mengaku sangat bahagia dan mencintai Liverpool yang ia bela kala itu.

Setelah sekian lama meninggalkan Inggris, Javier Mascherano akhirnya kembali merasakan atmosfer negeri ratu Elizabeth tersebut dimana ia hadir kembali di Inggris untuk melakoni pertandigan leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa saat timnya Barcelona menghadapi Manchester City. Pertandingan yang berlangsung di markas Manchester City di Etihad Stadium. Pada pertandingan itu Javier Mascherano sukses membawa timnya meraih kemenangan atas tim tuan rumah Manchester City berkat dua gol yang masing – masing di ciptakan oleh penyerang andalan mereka Lionel Messi dan pemain belakang andalan mereka yakni Dani Alves yang sukses mencetak gol kedua Barcelona pada pertadingan tersebut untuk membawa keunggulan 2 – 0 bagi Barcelona di pertandingan tersebut.

Namun alih – alih membicarakan tentang kemenangan yang diraih oleh timnya pada pertandingan tersebut Javier Mascherano justru lebih tertarik untuk membicarakan masa lalunya saat masih berseragam merah Liverpool. Tahun 2010 menurut Javier Mascherano merupakan tahun – tahun yang amat sangat sulit baginya karena ia harus rela di tinggalkan oleh pelatihnya Rafael Benitez yang hijrah ke Inter Milan kala itu. The Reds pun akhirnya menunjuk Roy Hodgson sebagai pelatih baru mereka kala itu. Namun ternyata penunjukan Roy Hodgson sebagai pelatih baru Liverpool tersebut tak terlalu disukai oleh Javier Mascherano yang kala itu masih menginginkan Rafael Benitez tetap menjadi pelatih Liverpool.

Menurut Javier Mascherano seorang Roy Hodgson lebih seperti seorang politikus ketimbang seorang pelatih sepak bola karena menurutnya Hodgson terlalu banyak mengumbar janji – janji manis sebelum ia terpilih sebagai pelatih namun setelah ia terpilih janji – janjinya tersebut tak pernah ia tepati. Javier Mascherano memang tak mengungkapkan secara detail janji – janji apa saja yang tak di tepati oleh Roy Hodgson kala itu sehingga membuat Javier Mascherano akhirnya memutuskan untuk hijrah ke Barcelona kala itu namun yang pasti menurutnya dirinya sangat membenci seseorang yang tak pernah bisa menepati janjinya dan ia sangat bersyukur kala itu Barcelona tertarik untuk mendatangkannya dan ia pun akhirnya memilih hijrah ke Barceloa ketimbang tetap bertahan di Liverpool.